Selasa, 10 April 2012

Cerita seputar Car Free Day Jakarta

Saya ikut meramaikan Car Free Day (CFD) di Jakarta atau hari bebas kendaraan bermotor sejak dari awal mulai diberlakukannya CFD. Tahunnya lupa, mungkin 2009. Waktu itu CFD cuma dijalankan pada akhir bulan saja di jalan Thamrin-Sudirman. Bagi yang belum tahu jalan Thamrin-Sudirman adalah daerah bisnis paling utama (central business district-CBD) di Jakarta. Tempat berkantornya perusahaan-perusahaan besar baik milik asing/swasta maupun pemerintah, bank-bank papan atas, hotel-hotel bintang 5, apartemen super mahal, mal-mal sangat mewah, pokoknya semua yang paling wah sehingga menyebabkan disitulah harga tanah paling mahal di Indonesia.

Dalam perkembangannya CFD akhirnya diberlakukan setiap hari Minggu dari jam 6 -12 pada jalan-jalan utama di Jakarta. Khusus jalan Thamrin-Sudirman diberlakukan setiap hari Minggu kedua dan terakhir setiap bulan. Sedang ditempat lain diberlakukan pada hari Minggu lain pada bulan yang sama. Tempat-tempat tersebut antara lain: Jl. Sisingamangaraja (Tugu Selamat Datang sampai dengan Jl. Trunojoyo-Jl. Kyai Maja-CSW) untuk area Jakarta Selatan, Jl. LetJen Suprapto Cempaka Putih (Persimpangan Jl. Suprapto-Jl. Ahmad Yani sampai Galur) untuk Jakarta Pusat, Jl. Danau Sunter Selatan (Persimpangan Jl. Danau Sunter Selatan-Jl. Danau Sunter Utara sampai dengan Persimpangan Jl. Danau Sunter Selatan-Jl. Danau Sunter Barat) untuk Jakarta Utara, Jl. Pemuda (Persimpangan ARION sampai dengan Persimpangan Jl. Bekasi Raya) untuk Jakarta Timur dan kawasan Kota Tua (jl. Kali Besar, jl. Kopi, jl. Pos Kota) seputar Musium Sejarah Jakarta (Musium Fatahillah) untuk Jakarta Barat.

Berikut tanggal-tanggal CFD yang dilansir pemda DKI untuk tahun 2012:














































Banyak cerita menarik seputar CFD yang saya kumpulkan selama ini meskipun biasanya saya cuma menghadiri CFD di lokasi Thamrin-Sudirman. Menurut saya lokasi ini adalah yang terbaik dan paling ideal untuk event CFD. Memiliki pemandangan deretan gedung dengan arsitektur menawan, dinaungi pohon-pohon cukup rindang, tersedianya beragam kuliner jalanan, pasar kaget aneka dagangan, berbagai pertujukan yang digelar baik oleh perusahaan terkenal maupun pribadi-pribadi dengan gaya pertunjukan jalanannya sehingga pada jalur Thamrin-Sudirman sangat nyaman untuk melepas penat sambil menghirup udara bersih yang langka di Jakarta dengan berjalan kaki atau naik sepeda menikmati beragam hiburan yang tersedia.

Akan tetapi ada satu yang sedikit mengganggu yaitu tetap beroperasinya bus trans Jakarta pada daerah tersebut, dimana pada lokasi seputar bunderan HI bisa menjadi sangat berbahaya bagi siapapun yang melintas di situ, Beruntung cukup banyak petugas berjaga seputar daerah rawan tersebut, juga di beberapa titik persimpangan rawan sepanjang jalur Thamrin-Sudirman tersebut.

Ada satu pengalaman paling menarik dalam CFD, suatu pengalaman langka yang sulit terulang yaitu kosongnya Jakarta pada jalur Thamrin-Sudirman. Betul-betul kosong karena tidak ada siapapun yang melintas, mungkin anda sulit percaya jika tidak mengalaminya sendiri. Pernahkan anda membayangkan dibawah jembatan Semanggi kosong melompong? Bagi orang yang setiap hari melewati jalur super padat tersebut tentu tidak dapat membayangkannya karena jalur tersebut hidup 24 jam tanpa jeda seharipun bahkan semenitpun. Tapi saya saksikan sendiri jalur itu kosong melompong berjam-jam pada hari itu. Saya bisa mengamati detil jembatan tersebut dengan seksama serta mengetahui bahwa jembatan tersebut masih sangat kokoh meski telah lewat 50 tahun umurnya. Paling istimewa barangkali adalah ketika mendekati berakhirnya waktu CFD duduk dihalte bus dipinggir jalan Thamrin menyaksikan tanpa satupun kendaraan melintas didepan anda. Sebenarnya maksudnya untuk terakhir menikmati kesunyian yang sangat langka tersebut sebelum beranjak pulang. Setelah beberapa saat terdengarlah suara yang tidak pernah anda dengar ketika melintasi jalanan tersebut pada saat normal yang bising dengan suara kendaraan, yaitu suara kicauan burung bersahut-sahutan, ya betul suara aneka kicau burung dari segala penjuru! mereka berkicauan saling memanggil yang membuat saya seperti berada didunia lain bukan ditengah CBD paling elit di Jakarta, sungguh-sungguh aneh sensasinya. Lalu terdengarlah aneka suara lain yang meningkahinya, suara penjual jalanan entah dari mana, suara orang bersenda gurau mungkin satpam sekitar, beragam suara-suara aneh lain (mungkin suara mesin? angin? orang bekerja?) dari gedung sekitar, akhirmya juga suara azan dari banyak mesjid terdengar sangat jelas saling bersahutan memenuhi udara ditengah jalan itu, sungguh luar biasa! Saya lupa tanggal atau tahunnya tetapi seingat saya itu adalah hari Minggu CFD yang jatuh pada hari pertama puasa, suatu pengalaman langka yang sulit dilupakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar